BERITA INDEX BERITA
Stevia, Kabar Manis untuk Penderita Diabetes

Jakarta - Pemanis merupakan senyawa kimia yang ditambahkan dan digunakan sebagai bahan keperluan produk olahan pangan, industri serta minuman dan makanan kesehatan. Pemanis yang digunakan dalam industri yaitu pemanis alami (gula sukrosa) dan pemanis buatan (sakarin dan siklamat). Pemanis alami (gula sukrosa) memiliki kalori yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan kegemukan dan diabetes. Sedangkan pemanis buatan (sakarin dan siklamat) apabila dikonsumsi secara terus-menerus dengan jangka waktu lama dapat menyebabkan penyakit kanker. Hubungan antara penyakit diabetes dan gula adalah akibat adanya konsumsi yang berlebihan, sehingga membuat pankreas bekerja telalu keras untuk memproduksi insulin dalam menormalkan gula dalam darah. Pankreas yang bekerja terlalu keras ini lama kelamaan akan menurunkan produksi insulin yang pada akhirnya kadar gula dalam tubuh menjadi meningkat dan akan mengakibatkan diabetes.
Stevia (Stevia rebaudiana bertoni M.) merupakan tanaman yang berbentuk perdu yang dikenal dengan rasa manisnya, nonkalori, mengandung stevioside dan rebaudioside. Tanaman stevia berasal dari Amerika Selatan, Jepang, China dan Korea Selatan. Ada sekitar 200 jenis stevia yang berada di Amerika Selatan, namun hanya Stevia rebaudiana yang digunakan sebagai pemanis. Pada 1970-an tanaman stevia telah banyak digunakan secara luas sebagai pengganti gula. Bahkan, di Jepang hampir sekitar 5,6 persen gula yang dipasarkan adalah berasal dari daun stevia atau yang dikenal dengan nama Sutebia.
Sementara di Indonesia pemanis yang digunakan adalah gula yang bahan bakunya dari tebu, kelapa, dan aren. Lebih lanjut, stevia memiliki beberapa keunggulan antara lain tingkat kemanisannya yang mencapai 200-300 kali kemanisan tebu. Tidak hanya itu, perdu ini memiliki kalori lebih rendah dan bersifat nonkarsinogenik. Maka, mengonsumsi stevia lebih aman bagi penderita diabetes dan obesitas.
Stevia dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 500-1.000 meter di atas permukaan laut. Sedangkan di dataran rendah, stevia akan cepat berbunga dan mudah mati, apabila sering dipanen. Suhu yang cocok berkisar antara 14-270 derajat celcius dan cukup mendapat sinar matahari sepanjang hari.
Terdapat beberapa cara untuk memperbanyak stevia, yaitu perbanyakan dengan biji, stek batang, stek pucuk, dan kultur jaringan. Bagian tanaman ini yang digunakan sebagai pemanis adalah daunnya. Daun stevia dapat langsung digunakan sebagai pemanis.











