BERITA INDEX BERITA
Herbisida Sistemik Dan Hal-Hal Yang Berkaitan Dengannya

Herbisida sistemik merupakan herbisida yang dialirkan dari tempat awal terjadinya kontak dengan tanaman pengganggu menuju ke bagian lainnya. Biasanya herbisida ini akan menuju ke titik tumbuh tanaman pengganggu karena di bagian itulah metabolisme tanaman yang paling aktif akan berlangsung.
2. Cara Kerja
Cara kerja herbisida jenis sistemik ini adalah dengan mengganggu fisiologi jaringan tanaman pengganggu, kemudian akan diteruskan ke semua bagian tanaman tersebut, lalu mematikan jaringan yang menjadi sasarannya seperti titik tumbuh, tunas, daun hingga akarnya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa herbisida jenis ini tidak akan mematikan jaringan tanaman pengganggu secara langsung, melainkan secara bertahap.
Karena cara kerja yang bertahap itulah herbisida jenis sistemik ini membutuhkan waktu yang cukup lama supaya hasilnya bisa terlihat, yakni antara 1 hari hingga 2 hari. Berbanding terbalik dengan herbisida jenis kontak yang hasilnya bisa segera terlihat.
3. Keunggulan
Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama, nyatanya herbisida sistemik ini memiliki kemampuan untuk membunuh semua jaringan tanaman pengganggu, baik itu yang ada di atas tanah ataupun di dalam tanah seperti umbi, rimpang atau akar.
Jadi, semua bagian tanaman pengganggu akan merasakan efek dari herbisida jenis sistemik. Ini jelas berbeda dengan herbisida jenis kontak hanya bisa mematikan bagian tanaman pengganggu yang terkena saja.
Kemampuan herbisida jenis sistemik yang mampu membunuh semua jaringan tanaman pengganggu tersebut, akan membuat pertumbuhan parasit ini menjadi terhambat. Artinya, tanaman pengganggu juga membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh kembali sehingga rotasi pengendaliannya juga bisa lebih lama.
Herbisida jenis sistemik bisa membantu petani untuk menghemat waktunya serta biaya aplikasinya. Apalagi herbisida jenis ini bisa digunakan pada berbagai jenis alat semprot, termasuk sistem Micron Herbi atau ULV. Namun, supaya penyebaran bahan aktif herbisida ini bisa lebih merata, maka diperlukan sedikit air bersih sebagai pelarut.
Keunggulan lain yang dimiliki oleh herbisida jenis sistemik sekaligus jenis kontak ini adalah hemat tenaga kerja, karena petani tinggal menyemprotkannya saja, sehingga tidak lagi membutuhkan orang untuk mencabuti tanaman pengganggu itu.
4. Faktor yang Mempengaruhi Efektifitas
Ada beberapa faktor yang bisa berpengaruh terhadap efektifitas kerja herbisida jenis sistemik, antara lain:
Karena adanya beberapa faktor itulah, ada hal-hal yang harus diperhatikan oleh petani ketika hendak menggunakan herbisida sistemik. Yaitu, gunakan air yang bersih untuk melarutkan herbisida. Kemudian, keringkan terlebih dahulu areal pertanian yang hendak disemprot. Selanjutnya, perhatikanlah cuacanya. Jika cuaca sedang cerah, silahkan lakukan penyemprotan, tetapi jika kondisi menunjukkan tanda-tanda akan turunnya hujan, maka jangan lakukan penyemprotan.











