BERITA INDEX BERITA

Proyek Ambisius Elon Musk, Penerbangan London-New York Hanya 30 Menit Pakai Roket Starship

sains | DiLihat : 1226 | Senin, 18 November 2024 | 13:06
Proyek Ambisius Elon Musk, Penerbangan London-New York Hanya 30 Menit Pakai Roket Starship

LONDON – Miliarder dan pemilik perusahaan luar angkasa Space X, Elon Musk, sedang mengembangkan proyek ambisius pada roket Starship SpaceX untuk menempuh perjalanan dari London ke New York hanya dalam 30 menit.

Diketahui saat ini jarak terpendek melalui jalur udara antara New York dan London adalah 5.570,48 km. Penerbangan dari London ke New York non-stop memakan waktu sekitar 8 jam 10 menit .

Elon Musk berencana menggunakan roket Starship SpaceX untuk mengangkut penumpang menempuh perjalanan jarak jauh dengan kecepatan hingga 16.700mph atau sekitar 26.876 km/jam.

SpaceX berencana untuk mengambil alih industri penerbangan komersial dengan mengangkut penumpang ke negara lain melalui jalur luar angkasa.

Elon Musk mengklaim hal itu akan memangkas durasi perjalanan udara secara drastis, menghemat waktu bagi para pebisnis dan wisatawan. Meskipun kemungkinan besar mereka akan membayar ribuan dolar dalam sekali perjalanan.

“Starship diperkirakan dapat membawa penumpang komersial dari London ke New York dalam 30 menit, New York ke Shanghai dalam 39 menit, dan Zurich ke Sydney dalam 50 menit,” kata SpaceX dikutip dari MailOnline, Senin (18/11/2024).

Tantangannya, para penumpang akan menghadapi gaya gravitasi selama lepas landas dan mendarat. Sementara selama penerbangan kondisi gravitasi rendah sehingga harus tetap mengenakan sabuk pengaman.

Penumpang disarankan untuk tetap memiringkan kursi mereka ke belakang selama peluncuran dan memasuki kembali atmosfer Bumi.

Karena gravitasi rendah di orbit, penumpang harus menggunakan sabuk pengaman di kursi selama penerbangan dan mungkin tidak dapat pergi ke toilet.

“Tidak ada toilet, area pilot, atau dapur makanan, yang diperlukan karena sebagian besar penerbangan hanya akan memakan waktu 15 hingga 20 menit,” ucap Musk.

Akibatnya, penumpang mungkin harus melakukan istirahat toilet taktis di kapal, untuk mengantisipasi penumpang mengompol selama perjalanan di luar angkasa.

Kapan?
Sayangnya, Musk yang menggelontorkan USD130 juta untuk mendukung kampanye Trump, tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kapan proyek tersebut dapat direalisasikan.



Dari video SpaceX yang diterbitkan pada 2017, menggambarkan masa depan yang dekat di mana sekelompok orang menaiki perahu di sungai Hudson di New York pada pukul 6:30 pagi.

Perahu tersebut kemudian mengangkut penumpangnya ke roket Starship beberapa mil dari lepas pantai, yang kemudian meluncur mulus ke orbit tepat pukul 7 pagi.

Dengan kecepatan maksimum 16.700 mph (27.000 km/jam), Starship melesat mengitari planet tersebut hingga Shanghai di Tiongkok hanya dalam waktu 39 menit.

Dengan jarak 7.392 mil (11.897 km), New York ke Shanghai dengan pesawat komersial saat ini membutuhkan waktu sekitar 15 jam.

Video tersebut diakhiri dengan kapal baja tahan karat sepanjang 395 kaki yang melakukan pendaratan sempurna di landasan pendaratan lepas pantai lainnya di Shanghai.

SpaceX mengiklankan 'perjalanan jarak jauh dalam waktu kurang dari 30 menit' dan ke mana pun di Bumi dalam waktu kurang dari satu jam.

Meskipun video tersebut menggambarkan perjalanan yang sempurna dari luar, tidak ada yang terungkap tentang seperti apa kondisi penerbangan bagi penumpang. (wib)

Scroll to top