BERITA INDEX BERITA
AHY Pastikan Tanah untuk Proyek Strategis Nasional Clean and Clear

JAKARTA - Untuk mewujudkan pembangunan yang merata di
seluruh wilayah Indonesia, pemerintah memiliki sejumlah Proyek Strategis
Nasional (PSN) yang dibangun dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
Berbagai PSN yang dibangun mulai dari jalan tol, bandara, bendungan, dan
infrastruktur lainnya.
Sehubungan dengan itu, Kementerian ATR/BPN berkomitmen terus
mendukung percepatan pengembangan PSN. Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti
Yudhoyono (AHY) menjelaskan bahwa dukungan Kementerian ATR/BPN di antaranya
dari pengadaan tanah yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan PSN.
"Yang jelas prinsipnya adalah bagaimana kita ingin
pembangunan PSN ini berjalan dengan lancar, progresif, lebih cepat, lebih
bagus," ujar AHY usai mengikuti Rapat Internal terkait perkembangan PSN di
Istana Merdeka pada Senin (18/03/2024).
Dalam prosesnya, AHY juga memastikan bahwa pengadaan tanah
untuk lokasi PSN tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Tanah yang
akan digunakan harus berstatus clean and clear. Untuk memastikan hal tersebut,
diperlukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dengan memperhatikan
aturan yang berlaku.
"Mengapa? Karena kita tahu bahwa di berbagai lokasi
yang selama ini juga kita sering hadapi. Ada masyarakat yang masih ada di
lokasi tersebut, sedang berada atau tinggal, termasuk juga punya kehidupan,
bekerja, bertani, berkebun, di lokasi-lokasi yang dijadikan lokasi PSN. Oleh
karena itu, kami juga harus meyakinkan terlebih dahulu sebelum bisa
mengeluarkan sertipikat apa pun, statusnya harus jelas dulu," tambah AHY.
Untuk diketahui, Rapat Internal bersama Presiden Republik
Indonesia (RI), Joko Widodo ini diikuti oleh Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin
serta para Menteri Kabinet Indonesia Maju dan Kepala Lembaga. Menurut laporan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara kumulatif
dari tahun 2016 sampai dengan Februari 2024, sebanyak 195 PSN telah selesai dan
beroperasi penuh dengan nilai Rp1.519 triliun. Hal tersebut ia ungkapkan
Airlangga Hartarto juga menyebut, terdapat 41 PSN
ditargetkan selesai pada tahun 2024. "Untuk Februari sampai Maret, 5
proyek akan selesai, April sampai September 2024 ada 24 proyek ditargetkan
selesai, dan Oktober sampai dengan Desember 2024 ada 12 PSN," ungkapnya.
Dari 36 proyek periode April hingga Desember, terdapat
berbagai isu yang dilaporkan terutama terkait pengadaan tanah dan tata ruang.
Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). "Ini dibahas
tadi, hingga akhir 2024 dibutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder,"
kata Airlangga Hartarto. (MW/JM/CS)
















