BERITA INDEX BERITA
FPA 2024 Pandutani Indonesia Bakal Diramaikan 400 Anak Panti Asuhan

PALEMBANG – Sekitar
400 anak dari 45 panti asuhan di Kota Palembang akan menyemarakkan Festival
Panti Asuhan (FPA) 2024, di Dermaga Convention Center, Palembang, pada Minggu (24/3/2024).
Kegiatan
Festival Panti Asuhan (FPA) 2022 yang rutin dilaksanakan Pandu Tani Indonesia
(Patani) tiap bulan suci Ramadhan ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan
dan berbagi bersama anak panti asuhan.
Berbagai
perlombaan akan diadakan menyemarakkan kegiatan ini antara lain lomba tabuh
bedug, lomba mewarnai, lomba tari gambus, dan lomba ranking 1. Ketua Panitia
Furqon mengatakan, pihak panitia mempersilahkan bagi panti asuhan yang belum
menerima surat pemberitahuan dapat mendaftar ke panitia.
“Sudah ada
sekitar 20 panti asuhan yang mendaftar. Sejauh ini persiapan panitia sudah
sangat maksimal, tinggal menunggu hari pelaksanaan saja,” kata dia dalam rapat
panitia pelaksana, via aplikasi zoom, Minggu (17/3/2024).
Selain lomba,
panitia juga memberikan penghargaan Patani Award dari Pandu Tani Indonesia
(Patani) kepada berbagai tokoh yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan
seperti tokoh masyarakat, tokoh pertanian, birokrasi, tokoh pemuda, tokoh
sosial dan lain sebagainya.
Sementara itu,
Bendahara Panitia Mira Santika mengungkapkan, setiap tahunnya kegiatan FPA
selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat Sumsel terkhusus para pengurus
panti asuhan. Bahkan banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu baik secara
moril maupun materil.
“Bagi
masyarakat atau ada pihak-pihak yang ingin berpartisipasi, kita buka donasi yang
bisa dikirim ke rekening 1130015768058 Bank Mandiri atas nama Mira Santika,”
kata Mira.
Direktur
Utama Pandutani Indonesia, Sarjan Tahir selaku pembina kegiatan mengatakan, FPA
ini telah digelar sejak tahun 1998. “Berbagai tokoh masyarakat baik daerah
maupun nasional pernah hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini,” ujar
Sarjan seraya berharap kegiatan FPA bisa terus berlanjut dan menebar
kebaikan bagi negeri.
“Apalagi
kegiatan ini untuk meningkatkan persaudaraan dan ajang silaturahmi, yang
merupakan salah satu kekuatan perekat sosial dalam memperkokoh kebersamaan di kehidupan bermasyarakat,” pungkas Sarjan.
















