BERITA INDEX BERITA
Jelang Pencoblosan, Doa dan Dukungan Masyarakat ke Sarjan Tahir Makin Kencang

Sarjan Tahir (tiga
kanan) yang kini menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Partai Demokrat asyik
berdiskusi dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sejumlah
pengurus DPP Partai Demokrat.
PALEMBANG – Menjelang hari
pencoblosan 14 Januari 2024, doa dan dukungan masyarakat Sumatera Selatan
(Sumsel) kepada caleg DPR RI, Sarjan Tahir makin kencang.
Tak hanya kalangan masyarakat
bawah, dukungan atas pencalonan caleg pemilik no urut 8 ini, juga deras
mengalir dari para tokoh masyarakat dan elit politik di Sumsel, yang notabene teman-teman
seperjuangan Sarjan saat sama-sama membasis di Sumsel.
Dalam pencalegannya, Sarjan
Tahir lebih mengandalkan investasi jaringannya yang telah dibangun berpuluh
tahun di Sumsel. Di mana, sejak tahun 90’an, Sarjan telah aktif memimpin
berbagai organisasi seperti Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKT) Sumsel, KNPI,
AMPI, dan Angkatan Muda Islam Indonesia (AMII).
Lalu, Pembina IKA-LKS Sumsel,
penasehat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sumsel, Ketua Masyarakat Agribisnis
Indonesia (MAI), pengurus Yayasan Kanker Sumsel, YPAC, Komda PSSI Sumsel, Pengurus
IKA Unsri, ICMI, Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel pertama dan berbagai
organisasi lainnya.
“Secara personal,
dukungan juga datang dari pengacara Bung Indra Kasyanto, SH, mantan Ketua FKKT
bung Yudha. Pengusaha agribisnis, Ken Krismadi, Sulfarino, Toni Huang, Candra Winarto,
Ir Rusli, Dr Karlin, bung Syaiful Islam, dan kawan-kawan dari MAI semangat
mengharapkan saya kembali mengabdi ke Senayan,” kata Sarjan.
Tak ketinggalan,
dukungan juga datang dari para anggota Pandutani Indonesia (Patani) yang
sekarang diketuai langsung oleh Sarjan Tahir, termasuk para pelajar dan pemuda
yang tergabung dalam Ikatan Alumni Latihan Kepemimpinan Siswa (IKA LKS), yang dulunya
pernah dibina dan digembleng oleh Sarjan.
“Ada banyak hal yang
tidak boleh kita lupakan, terutama asal dan usul awal sejarah. Begitupun IKA
LKS memiliki sebuah sejarah yang tak bisa dihapus dari salah satu perintisnya,
yakni kakanda Sarjan Tahir,” kata Rustam Effendi, salah satu pendiri IKA LKS.
Rustam melanjutkan, elain
para dewan pendiri, penggagas , pun seorang Sarjan Tahir yang pada saat itu di tengah
kepopulerannya sebagai salah satu organisatoris di kalangan pemuda masa itu, telah
memiliki pondasi kuat baik di bidang finansial maupun jaringan.
“Kak Sarjan mau membimbing
dan ikut membesarkan IKA LKS sebagai inisiator sekaligus pembina. Maka bukan
suatu hal yang naib ketika kita berkontribusi juga pada usaha beliau untuk
duduk sebagai anggota parlemen,” ujar Rustam.
“Yang kita tahu beliau (Sarjan
Tahir) insya Allah mampu mengemban amanah yang menjadi harapan masyarakat
Indonesia, khususnya Sumatera Selatan,” sambung Rustam.
Setali tiga uang, salah
satu senior IKA LKS, Devita Lestari juga mengakui kiprah Sarjan Tahir di LKS. “Turut
berdoa semoga kanda Sarjan Tahir urusannya dilancarkan dan sukses, serta
berhasil menjadi wakil rakyat,” doa ibu rumah tangga ini.
Sementara itu, mantan Ketua
Umum Pusat Pengurus Bersama (PPB) IKA LKS, Husyam Usman mengatakan, ketokohan
Sarjan Tahir di Sumsel bahkan kancah nasional sudah tak diragukan lagi. Menurutnya,
masyarakat Sumsel butuh wakil rakyat yang bisa menyampaikan aspirasi dan
berteriak lantang di DPR RI.
“Sosok itu ada di Sarjan
Tahir. Apalagi beliau pernah menjadi anggota DPRD Sumsel dan DPR RI, yang
pastinya sudah banyak konstribusi terutama pemikiran untuk kemajuan Sumsel,” tegas
Husyam.
















