BERITA INDEX BERITA
Mapala UMSB Terima Pembekalan Manajemen Operasi SAR dan Latihan Dasar-Dasar Vertical Rescue dari SARMMI

PADANG - Guna memperkuat silaturahmi dan meningkatkan
kapasitas organisasi salah satu langkah konkret yang dilakukan Mahasiswa
Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (Mapala UMSB) adalah
berdiskusi dan latihan soal manajemen operasi SAR dan Latihan Dasar-Dasar
Vertical Rescue.
Hadir 15 orang Anggota Mapala UMSB dalam kegiatan tersebut. Diskusi
dan latihan yang berlangsung pada Selasa, 26 Desember 2023, menjadi momentum
untuk saling berbagi pandangan, pengalaman, dan ide-ide segar terkait
keterampilan manajemen operasi SAR dan teknik dasar Vertical Rescue.
Rinanto, Narasumber dari SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI),
membuka diskusi dengan memaparkan secara umum bagaimana manajemen operasi SAR
yang bisa dilakukan oleh Mapala UMSB sebagai anggota SARMMI khususnya operasi
SAR pada medan terjal.
“Operasi SAR pada Medan terjal membutuhkan keterampilan
seperti simpul dan ikatan, Ascending dan Discending, Anchoring, Panjat Tebing,
Tali tegang dan keterampilan lainnya sebagai dasar-dasar Vertical Rescue,” kata
dia.
Ipo Eigha, Anggota Kehormatan Mapala UMSB, menggarisbawahi
pentingnya peningkatan kapasitas mengingat di Sumatera Barat potensi bencana
cukup beragam. Dia menyatakan bahwa potensi SARMMI dari Mapala UMSB harus
selalu siap berada di garis depan di setiap ada bencana di sumatera barat.
Sementara itu Dr Ilham, Penasehat Mapala UMSB, menambahkan
dimensi baru ke dalam diskusi dengan menyoroti peran penting senior dalam
pelatihan dan transfer pengalaman kepada kader Mapala UMSB.
“Sosok kader yang dibentuk dalam Mapala UMSB sangat
dipengaruhi oleh kualitas dan pendekatan pelatihan yang diterapkan,” jelasnya.
Diskusi dan latihan semakin hidup dengan penambahan
perspektif dari Remon, mantan Ketum Mapala UMSB periode tahun 2022, yang
membahas tantangan yang dihadapi oleh organisasi mahasiswa pecinta alam dalam
setiap operasi SAR. Antara lain, kendala kapasitas anggota yang perlu
ditingkatkan dan pendanaan yang terbatas menjadi fokus pembahasan.
Secara umum diskusi manajemen operasi SAR dan latihan dasar
Vertical Rescue ini menjadi penting sebagai upaya peningkatan kapasitas bagi
Mapala UMSB dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu akan terjadi di Sumatera
Barat dan di daerah-daerah lain.
Dengan semangat kemanusiaan, peserta diskusi dan latihan
setuju untuk memperdalam keterampilan-keterampilan dan aksi lanjutan terkait
peningkatan kapasitas baik yang diselenggarakan oleh SARMMI atau lembaga SAR yang
ada.
Kegiatan selanjutnya akan menjadi kesempatan yang
ditunggu-tunggu untuk menambah pengetahuan dan pengalaman berharga, mengingat organisasi
Mahasiswa Pecinta Alam juga memiliki tanggung jawab dalam mengimplementasikan
Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Peserta diskusi dan latihan dasar Vertical Rescue sepakat
untuk berkolaborasi dengan lembaga lain dalam peningkatan kapasitas dan operasi
SAR, baik lembaga dan organisasi mahasiswa atau lembaga dan organisasi
kemanusiaan yang ada di luar kampus.
Di pengujung diskusi dan latihan, Ketua Umum Mapala UMSB
Hasanul Lutfi berharap diskusi dan latihan ini menjadi pemicu perubahan positif
agar secara terus-menerus ada upaya dalam peningkatan kapasitas SAR.
“Kami percaya, dengan kerja sama dan komitmen seluruh
anggota bersama SARMMI, Mapala UMSB akan tumbuh dan berkembang menjadi Mapala
yang tangguh dalam menghadapi bencana di Indonesia,” pungkasnya. (Fadlik Al
Iman)
















