BERITA INDEX BERITA
Mentan Pastikan Kesiapan Benih Hingga Pupuk Bersubsidi Agar Masa Tanam Padi Berjalan Maksimal

BANTUL - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan
masa tanam padi berjalan maksimal di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten
Bantul, Yogyakarta. Ia menegaskan pemerintah akan berkomitmen mendampingi dan
memberi dukungan penuh pada aktivitas tanam petani melalui berbagai bentuk
bantuan, kesiapan benih unggul, hingga pupuk bersubisidi di berbagai daerah.
“Kami sudah keliling ke 13 Provinsi, itu sudah serempak
tanam, artinya tiga bulan ke depan kita akan panen. Maret, April itu panen
puncak. Desember kemarin kita tanam 1,5 juta hektar. Indonesia cukup tanam 1
juta hektar perbulan, itu sudah aman karena itu produksinya 2,5 juta - 3 juta”
beber Mentan Amran usai melakukan peninjauan Tanam Padi di Kelompok Tani
Barokah Pedukuhan Blawong Desa Trimulyo Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul.
Sebagai informasi, Kabupaten Bantul merupakan penghasil
beras terbesar kedua di Yogyakarta, dengan luas panen mencapai 22.834 ha di
tahun 2023. Mentan Amran menuturkan pertanian kerap menjadi sektor unggulan di
banyak daerah, karena berpotensi membangkitkan perekonomian masyarakat.
Potensi pertanian, kata Mentan Amran akan lebih maksimal
dikembangkan melalui sentuhan teknologi dan inovasi. “Gagasan besarnya adalah
transformasi pertanian tradisional menjadi pertanian modern, dengan ini kita
bersaing dengan negara lain,” tegas Mentan Amran.
Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan,
Suwandi menambahkan bahwa Kabupaten Bantul dengan luas baku sawah 14.945 hektar
mampu panen padi 22.924 hektar setahun dengan produktivitas 5,4 ton perhektar.
Bahkan, lanjutnya beberapa kelompok tani sudah mampu melakukan tanam padi
dengan pola IP400.
“Gerakan tanam ini perlu terus dilakukan, apalagi saat ini
sudah memasuki musim hujan, sehingga ini harus dimanfaatkan dengan maksimal
agar hasil pertaniannya juga maksimal, ini harus dijalankan secara bersama,
karena harapan kami tidak hanya meningkatnya produktivitas tapi juga
kesejahteraan petani,” tutupnya.
















