BERITA INDEX BERITA
Tentang Sebuah Tempat Duel dan Menenggak Minuman Mematikan

SEBUAH bar kecil yang sangat legendaris, tempat
di mana para penjudi poker, pemabuk, dll bertemu. Namun, ada sisi kelam dari bar kecil yang legendaris ini. Saloon adalah bar yang populer di Amerika
Barat pada abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Saloon ini biasanya menawarkan berbagai macam minuman
beralkohol, dari bir hingga anggur, serta makanan ringan. Namun, beberapa
minuman ini ternyata mematikan. Salah satunya adalah jus tarantula, yang dibuat
dari strychnine, dan ya, itu beracun.
Jus tarantula adalah minuman yang terinspirasi dari kejadian
nyata, ketika wiski dan strychnine dicampur, itu membuat seseorang yang
meminumnya akan merasa seperti ada tarantula yang merayapinya.
Strychnine adalah racun yang dapat menyebabkan kram otot,
kesulitan bernapas, detak jantung tidak teratur, dan kematian dalam hitungan
menit jika tidak segera ditangani. Jus tarantula biasanya disajikan dalam gelas
kecil dengan sedikit sirup atau madu untuk menutupi rasa asamnya.
Saloon era wild west tidak hanya menjadi tempat untuk
bersenang-senang dan minum-minum, tetapi juga tempat untuk berduel dan berjudi.
Beberapa saloon menjadi arena untuk duel tituler atau permainan kartu yang
menguntungkan.
Duel tituler adalah pertarungan antara dua orang yang saling
berhadapan dengan pisau atau senapan di depan umum. Permainan kartu seperti
poker atau blackjack juga sangat populer di Saloon, karena dapat memberikan
kesempatan untuk mendapatkan uang banyak dengan cara licik atau beruntung.
Salah satu contoh saloon era wild west yang kelam adalah The
Jersey Lilly di Langtry, Texas. Saloon ini didirikan pada tahun 1822 oleh
seorang pemburu harimau bernama John Lilly. Saloon ini menjadi pusat bisnis dan
politik bagi para penjelajah dan pedagang asing di wilayah tersebut.
Namun, pada tahun 1880-an, Saloon ini mulai mengalami
kemunduran akibat persaingan dengan toko-minuman lainnya. Pada tahun 1895-an,
Anti-Saloon League mulai melakukan kampanye anti-saloon di seluruh Amerika
untuk melarang produksi atau impor alkohol. Pada tahun 1920-an, larangan ini
berhasil ditekuk oleh Undang-Undang.
















