BERITA INDEX BERITA
Komitmen Lestarikan Badak Jawa, Kodim 0601 dan Polres Pandeglang Dukung Pengamanan Kawasan TNUK

PANDEGLANG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0601/Pandeglang dan Kepolisian
Resort (Kapolres) Pandeglang menyatakan komitmennya melestarikan badak Jawa di Taman
Nasional Ujung Kulon (TNUK). Salah satu bentuk komitmen itu adalah dengan
memberikan dukungan pengamanan dalam kawasan TNUK.
“Terkait pengamanan kawasan (TNUK), kita akan memerintahkan Komando
Rayon Militer (Koramil) Sumur dan Cimanggu untuk membantu TNUK di lapangan
dalam pengamanan kawasan serta ikut mensoalisasikan ke masyarakat di Kecamatan
Sumur dan Cimanggu untuk ikut menjaga kawasan dengan tidak melakukan
pelanggaran,” tegas Komandan Kodim 0601 Letnan Kolonel (Letkol) Inf Suryanto.
Penegasan itu disampaikan Letkol Inf Suyanto saat menerima kunjungan Kepala
Balai TNUK, Ardi Andono di Markas Kodim 0601 Pandeglang. Dalam kunjungan itu,
Ardi Andono didampingi Kepala SPTN Wilayah I Pulau Panaitan, Dedi Juhersi dan
Kapala Seksi PTN Wilayah II Pulau Handeuleum, Ujang Acep.
“Koordinasi antara TNUK dan TNI perlu terus dibangun bersama guna
menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena Kawasan TNUK juga
merupakan Kawasan Konservasi milik Negara yang perlu diamankan dan dilestarikan,”
ujar Letkol Inf Suyanto.
Setali tiga uang, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pandeglang Ajun
Komisaris Besar Polisi (AKBP) Belni Warlansyah juga menyatakan komitmennya mendukung
penuh pelestarian badak Jawa di TNUK.
Bentuk komitmen itu adalah membantu TNUK dalam penegakan hukum serta
penanganan kasus perburuan liar terhadap satwa yang hidup dalam kawasan TNUK,
utamanya perburuan badak Jawa sebagai ikon Kabupaten Padeglang, Banten.
“Salah satu kegiatan antisipasinya adalah operasi gabungan antara TNUK
dan Polri serta kegiatan-kegiatan sosialisasi lainnya dapat melibatkan Polsek
Sumur dan Polsek Cimanggu,” kata AKPB Belni Warlansyah saat menerima kunjungan
Kepala Balai TNUK Ardi Andono dalam rangka silaturahmi dan koordinasi di Polres
Pandeglang.
Dalam silaturahmi tersebut, Kapolres Pandeglang AKPB Belni Warlansyah didampingi
Kasat Intel dan Kasat Narkoba, sementara Kepala Balai TNUK Ardi Andono didampingi
Kepala Seksi PTN Wilayah I P Panaitan, Dedi Juherdi.
Kepala Balai TNUK Ardi Andono mengatakan, bahwa sejauh ini pihaknya masih
sering menemukan pihak-pihak yang tak bertanggungjawab masuk ke kawasan TNUK
tanpa ijin dengan membawa peralatan mencurigakan seperti alat penangkap burung,
senjata locok, dan lain-lain.
“Ini terbukti dengan hasil rekaman video trap yang dipasang di dalam
kawasan TNUK, dan dihawatirkan akan mengganggu satwa-satwa yang ada di kawasan
TNUK khususnya Badak Jawa. Dan yang paling ditakuti mereka melakukan perburuan
terhadap satwa,” ujar Ardi Andono.
















