BERITA INDEX BERITA
Ekonom Mesti Melihat Substansi Pembangunan Daerah

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani
Indrawati menghadiri Kick-Off Regional Expert dan Local Expert Ekonomi dan
Fiskal yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta,
Jumat (4/8/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Menkeu mengajak seluruh
ahli di bidang ekonomi pembangunan baik yang berbasis provinsi atau nasional
untuk bersama dengan Kemenkeu melihat substansi pembangunan daerah.
“Saya menyambut gembira upaya kita semuanya baik dari
Kemenkeu dan terutama bekerja sama dengan seluruh para ahli, mereka-mereka yang
memiliki passion, punya perhatian, punya keahlian di bidang pembangunan, dan
terutama juga ekonomi dan keuangan yang berbasis di masing-masing daerah,”
ungkap Menkeu.
Menkeu menyampaikan latar belakang dari pertemuan
antara Kemenkeu dan para ekonom daerah ini. Pertama, mengenai economy
behaviour. Dalam hal ini, ilmu ekonomi merupakan ilmu yang sangat umum dan
dapat diaplikasikan di mana saja, namun di saat yang sama menjadi sangat lokal
di daerahnya.
“Pada saat manusia berinteraksi, muncullah apa yang
disebut lokalitas. Karakter lokal yang memunculkan kemudian kekhasan. Kenapa
sebuah komoditas jasa itu harganya tertentu di suatu daerah, sementara di
tempat lain, even komoditas jasa itu nggak dibutuhkan dan nggak perlu ada. Ini
yang menimbulkan suatu lokalitas,” jelas Menkeu.
Latar belakang kedua yakni perjalanan ekonomi
Indonesia diwarnai juga dengan peranan teknokrat yang diberikan kewenangan,
kekuasaan, dan kepercayaan untuk membuat kebijakan dan regulasi. “Peranan
teknokrat di dalam pembangunan ekonomi Indonesia itu adalah salah satu karakter
yang luar biasa,” jelas Menkeu.
Selanjutnya, Menkeu mengatakan belum ada upaya
bersama yang sistematis untuk membangun knowledge experience dari perjalanan
ekonomi Indonesia dan menjadikannya sebagai bahan critical thinking dalam
menentukan kebijakan yang tepat.
“Suatu bangsa yang mampu terus belajar mengakumulasi
knowledge melihat dengan objektif faktual itu akan terus bisa mampu berikhtiar
belajar dari kesalahan, belajar dari fenomena, belajar dari pengalaman yang
kemudian membuat kita menjadi bangsa yang mampu untuk maju jalan lebih baik.
Merespon dari hal-hal yang kurang dan kemudian kita akan mulai memunculkan
banyak pemikiran-pemikiran baru,” tandas Menkeu.
Untuk itu, Menkeu berharap diskusi antara Kemenkeu
dan para ekonom ke depan dapat berlanjut, sehingga menyumbangkan pemikiran dan
analisa yang tepat untuk pembangunan ekonomi Indonesia.
“Ayo kita sama-sama membangun Indonesia. Kita
bergotong-royong memberikan pemikiran yang terbaik, sumbangan yang terbaik.
Dengan cara seperti ini, saya harap dan saya juga yakin bahwa Indonesia akan
terus bisa maju,” pungkas Menkeu.
















