BERITA INDEX BERITA
Pimpin FPTI Palembang, Apenk: Saya Tidak Berarti Apa-apa Tanpa Kerja Sama Tim yang Solid

Sejumlah senior pencinta alam datang dan memberikan support kepada Mualimin Pardi Dahlan alias Apenk, yang akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Palembang Periode 2023 – 2027. Foto: Kang Jay
PALEMBANG – Setelah sempat dihantui
politik uang, akhirnya forum Musyawarah Kota (Muskot) FPTI Kota Palembang
sukses memilih dan menetapkan Mualimin Pardi Dahlan sebagai Ketua Umum Federasi
Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Palembang Periode 2023 – 2027.
Mualimin terpilih secara aklamasi dalam forum Muskot yang
berlangsung di Bongen Cafe Palembang, Sabtu (5/7/2023). Ketua Pelaksana Muskot
Choirul Ridho mengatakan, meskipun sebelumnya sempat muncul bakal calon lain
dan sudah konfirmasi akan mendaftar, yakni Akbar Alfaro anggota DPRD Palembang
dari Partai Gerindra, namun sampai dengan ditutupnya masa pendaftaran, berkas calon
yang masuk hanya satu atas nama Mualimin Pardi Dahlan.
Apenk mendapat 9 dukungan dari 13 organisasi anggota FPTI
Palembang, yakni dari Alfedya FE UMP, Mabidar Univ Bina Darma, Palaspa Univ
PGRI, Brimpals FH UMP, Mapatri Univ Tridinanti, Wigwam FH Unsri, SWCC,
Mafesripala FE Unsri, dan Ikapajras.
Ketua Umum FPTI Palembang terpilih, Mualimin Pardi Dahlan atau
yang akrab disapa Apenk mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang
mendukung proses ini berjalan baik, meski menyayangkan sempat beredar isu
politik uang yang mengganggu.
"Saya terganggu dengan isu politik uang yang beredar,
dan wajar jika banyak senior pecinta alam dan penggiat olahraga ini marah hingga
akhirnya pada berkumpul, dan ada hikmahnya juga Mapala UIN akhirnya ikut
bergabung ke kita,” kata dia.
“Tapi inilah dinamika. Yang jelas kita mau FPTI berjalan
lebih baik, professional, akuntabel, transparan, dan sportif dalam rangka
memperkuat misi FPTI meningkatkan prestasi melalui pembinaan atlet dan
memantapkan moral kesetiakawanan kita,” tukasnya.
Advokat yang juga menjabat Komisaris Independen Perseroda
Petro Muba ini mengaku dirinya melihat ada banyak profesional olahraga panjat
tebing di Palembang, dan potensi ini akan ia himpun menjadi kekuatan, “Saya
tidak berarti apa-apa tanpa kerja sama tim yang solid,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Provinsi Sumatera Selatan,
Beni Hernedi dalam sambutan pada acara pembukaan Muskot, mengatakan memilih
seorang pemimpin itu sebenarnya nomor sekian, yang terpenting menyusun program
serta visi dan misi karena tanpa hal tersebut organisasi tidak berjalan baik.
"Selain itu, saya juga berharap musyawarah ini berjalan
dengan sportivitas. Malu urusan olahraga dicampur dengan urusan politik dan
unsur corrupt, tanda bencana itu," tegasnya.
Ia juga meminta, dalam bermusyawarah harus mengedepankan
mufakat serta harus menghormati dan mematuhi keputusan yang telah disepakati. “Mudah-mudahan
Muskot ini dapat menghasilkan keputusan yang terbaik untuk Kota Palembang. Dan FPTI
Sumsel tentunya akan men-support karena FPTI Kota Palembang merupakan
andalan Sumsel.
Turut hadir Ketua Umum KONI Kota Palembang, Bapak Anton
Nurdin, dalam sambutannya mengungkapkan FPTI Kota Palembang ini merupakan salah
satu cabor yang bersih, tidak ada trasferan atlet dari luar dan benar-benar
melakukan pembinaan sendiri dari atlet lokal kota Palembang.
"Harapannya hal ini dapat dipertahankan, begitu juga
dengan prestasi juara umum. Ketua Umum terpilih nantinya akan mengemban tugas
berat, karena di awal kepemimpinannya perhelatan Pekan Olahraga Provinsi sudah
didepan mata. Tentunya ketua terpilih harus bekerja keras untuk membentuk
formasi atlet," ujarnya.
















