BERITA INDEX BERITA
Anies Baswedan Sukses Bangun Ruang Kesetaraan saat Menjabat Gubernur DKI Jakarta

JAKARTA - Anies
Baswedan akan dicatat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang sukses menjadi pemimpin
untuk semua masyarakat yang dipimpinnya. Hal itu pun diakui oleh banyak pihak.
Mantan Komisaris
PT Pembangunan Jaya Ancol, Geisz Chalifah mengatakan, saat suami Fery Farhati
itu jadi Gubernur DKI Jakarta, ada saja hal yang baru atau inovasi dari mantan
Rektor Universitas Paramadina itu.
Selama lima
tahun Anies menjadi Gubernur, selalu saja ada hal baru yang ditunggu warga Ibu
Kota. Apakah itu di sepanjang Sudirman Thamrin, Persimpangan Senen Raya,
Cakung, Pasar Minggu sampai dengan menuju Depok. Rorotan, Tebet dan banyak lagi
lainnya.
“Bahkan
Pulau Sabira yang paling terjauh dari daratan Jakarta, tak luput dari
perhatiannya,” kata Geisz Chalifah dikutip KBA News dari
Instagram @geisz_chalifah, Jumat (21/7/2023).
Ia juga
menyampaikan, masyarakat DKI Jakarta selama puluhan tahun melihat Bundaran HI
di Jakarta Pusat apa adanya saja.
Bahwa, kata
dia, pemandangan di sana hanya bisa dinikmati dari atas tentu saja bagi yang
mampu untuk menikmati restoran mahal di gedung-gedung pencakar langit
sekitarnya.
“Oleh Anies
dibuat JPO mewah yang semua bisa menikmati tanpa bayar dengan kenyamanan dan
bisa menikmati kemewahan yang sama. Itulah yang dinamakan memberikan kesetaraan
diruang ketiga semua mendapat kesempatan yang sama,” ujarnya.
Diketahui,
banyak inovasi kesetaraan yang dilakukan oleh Anies Baswedan di Jakarta.
Misalnya, Anies pernah meresmikan Halte TransJakarta Bundaran HI pada Sabtu, 15
Oktober 2022.
Halte bus
TransJakarta Bundaran HI itu dibangun untuk menyajikan pemandangan indah
sekitar kawasan dari ketinggian yang dapat dinikmati semua lapisan masyarakat.
“Kami ingin
agar kawasan bundaran HI bisa dinikmati oleh siapa saja dari ketinggian. Ini
dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta dan dimiliki oleh masyarakat,” kata Anies
saat itu dikutip dari Antara.
Menurutnya,
Bundaran HI yang dikelilingi oleh restoran dan kafe yang menyajikan pemandangan
dari bangunan-bangunan bertingkat di sekitarnya.
Pemandangan
itu dianggap Anies tidak bisa dirasakan oleh masyarakat di lapisan menengah ke
bawah. Selain menyajikan fasilitas halte yang terintegrasi, halte ini juga
didesain dapat menyajikan pemandangan bundaran HI dari ketinggian.
















