BERITA INDEX BERITA
Beatrice Tinsley, Ilmuwan Ulung Dalam Dunia Astronomi dan Kosmologi

BEATRICE adalah salah satu pemikir ulung
dalam dunia astronomi. Ia bertanggung jawab atas penemuannya mengenai bagaimana
cara galaksi bergerak dari waktu ke waktu. Mengingat galaksi terbuat dari
miliaran bintang, ilmuwan ini mempelajari bagaimana sejarah bintang. Semasa
perjalanan hidupnya, Tinsley sudah menyumbangkan banyak jasa pada ilmu
pengetahuan.
Beatrice telah menghitung bagaimana
galaksi akan terlihat bukan hanya hari ini, tapi juga dari waktu ke waktu
tergantung bagaimana awalnya mereka terbentuk. Dia bahkan menghitung dari
berbagai jenis galaksi. Saat itu tugas seperti itu sangat sulit mengingat tak
ada komputer yang bisa menjalankan alogaritma.
Beatrice Muriel Hill Tinsley lahir di
Inggris pada 27 Januari 1941. Dia kemudian bermigrasi ke Selandia Baru bersama
keluarganya setelah Perang Dunia II. Ia tinggal pertama kali di Christchurch
dan di sinilah Beatrice belajar. Untuk beberapa waktu lamanya ia sempat tinggal
di New Plymouth.
Ia kemudian menikah dengan seorang fisikiawan
yang juga rekan universitasnya Brian Tinsley dan pindah ke Amerika Serikat pada
1963. Terlepas dari penawaran beasiswa yang diterimanya dari Center for
Advanced Studies di Texas dan menerima gelar Ph.D, Beatrice tak
pernah mendapatkan pekerjaan permanen.
Dia tak sadar ketika menikah dengan
teman kuliahnya Brian Tinsley, ada peraturan yang tak memperbolehkan dua
karyawan menjalin hubungan di tempat kerja yang sama. Beatrice bahkan
diberhentikan dari pekerjaannya di Christchurch, Selandia Baru, tak lama
setelah menikah dengan suaminya Brian Tinsley.
Dari pernikahannya Beatrice tidak
dikarunia anak, sehingga dia memutuskan untuk mengadopsi dua orang anak.
Bertahun-tahun dia bekerja sebagai ilmuwan dan ibu rumah tangga. Ia merasa
bingung untuk membagi waktu antara merawat anak, melanjutkan penelitian dan
mengajar. Untuk kegiatan mengajar dan penelitian ia tidak merasa kerepotan,
namun dengan adanya buah hati ia merasa terbebani.
Tahun 1974, dia bercerai dengan suaminya
dan meninggalkan anak-anaknya karena memutuskan untuk lebih fokus terhadap
pekerjaan dan karirnya. Sayangnya, kehidupan profesional Beatrice tidak terlalu
baik. Karena seorang wanita ia dibenci oleh rekan-rekannya. Meski begitu, ia
berperan penting dalam sebuah studi untuk mengamati bagaimana evolusi bintang
Penelitian Beatrice ini kemudian mengubah
metode standar dalam menentukan jarak antara galaksi. Teori ini secara
signifikan juga menentukan seberapa luas ukuran alam semesta dan laju ekspansi
yang merupakan dasar dari pengembangan teori Big Bang yang sangat terkenal.
Ia telah menunjukkan kepada profesornya
seberapa banyak unsur kimia, massa galaksi dan tingkat kelahiran bintang yang
telah diabaikan dalam menentukan seberapa cepat sebuah galaksi berkembang.
Sekira empat tahun setelah berpisah dengan
keluarganya, Universitas Yale memberi Tinsley gelar Profesor Astronomi. Di
tahun-tahun itu, ia juga menerbitkan banyak makalah ilmiah yang mendunia.
Kontribusi fundamental Beatrice mengubah pemahaman astronomi bahwa tingkat
ekspansi galaksi dapat dihitung.
Karya Beatrice membantu astronom
mempelajari galaksi di masa lalu dan masa depan. Beberapa di antara karyanya
yakni thesis yang berjudul Evolusi
Galaksi dan Signifikansi untuk Kosmologi serta
publikasi tulisan Alam
Semesta yang Berakselerasi serta
banyak tulisan lain.
Dalam waktu enam tahun di sana, dia bisa
menerbitkan banyak jurnal dan buletin tentang kosmologi. Karyanya hingga kini
digunakan sebagai pedoman dalam ilmu astronomi dan kosmologi.
Kendati ia dikenal sebagai astronom
ternama dengan teori-teorinya seputar galaksi, ternyata Beatrice juga menaruh
hati untuk seni musik. Ia yang tertarik dengan musik akhirnya mendirikan
yayasan New Zealands Nation Youth Choir.
Beatrice menjadi asisten profesor di Yale
University dan bekerja disana hingga akhir hidupnya. Pada 23 Maret 1981 ia
wafat, hanya 10 hari setelah tulisan terakhirnya dimuat di jurnal. Beatrice
Tinsley meninggal dunia dalam usia 40 tahun karena kanker.
Beatrice meninggal di tengah karirnya yang
sedang berkembang dan memiliki banyak prestasi. Untuk menghormati sang ilmuan,
abu dari Tinsley dimakamkan di halaman Universitas tempat ia bekerja.
Pada tahun 1986, American
Astronomical Society memberikah
penghargaan kepada Beatrice M. Tinsley atas kontribusi penelitian yang luar
biasa untuk astronomi atau astrofisika, yang diakui sangat kreatif atau
inovatif.
Meskipun menjalani hidup yang singkat,
kerja keras Beatrice Tinsley dalam dunia astronomi dan kosmologi menghasilkan
banyak prestasi. Pada 1974 ia menerima Annie J. Cannon Award atas penelitian
evolusi galaksi.
Selama hidupnya, nama Beatrice Tinsley memang kalah terkenal
dibanding astronomi-astronomi lainnya yang kebanyakan laki-laki. Namun ia mampu
membuktikan bahwa wanita juga bisa berkarya seperti para pria. Wanita juga tak
terbatas dengan ilmu yang digelutinya.
Untuk mengenangnya, pada September 2009 Departemen Fisika dan
Astronomi dari University of Canterbury mendirikan sebuah institut untuk
menghormati Beatrice Tinsley dengan nama Beatrice
Tinsley Institute.
















