BERITA INDEX BERITA
Tokuji Hayakawa, Bos Elektronik Sharp yang Lahir dari Keluarga Miskin

JIKA kita berbicara mengenai produk elektronik, tentu kita tak
akan asing dengan sebuah brand bernama SHARP. Brand yang memproduksi hampir semua produk elektronik seperti Televisi, LCD, Mesin cuci,
microwave, pendingin udara dan lain sebagainya ini bisa dibilang telah merajai
pasar di seluruh dunia.
Namun
tahukah Anda ada siapa sosok di balik kesuksesan SHARP tersebut. Dia adalah
Tokuji Hayakawa, seorang pebisnis asal Jepang yang juga sekaligus pendiri dari
Hayakawa Kinzoku Kougyou atau yang sekarang lebih dikenal dengan Sharp
Corporation. Ia adalah penemu dan pemegang hak paten dari gesper sabuk “Tokuji”
tahun 1912 dan penemu dari pensil “Ever Ready Sharp” tahun 1915.
Tokuji
Hayakawa lahir pada tahun 1893 di Tokyo.
Keluarga Hayakawa termasuk keluarga
miskin yang membuat dirinya harus
diadopsi oleh keluarga Sato sewaktu kecil. Belum sempat lulus dari
Sekolah Dasar, Tokuji tidak melanjutkan sekolah karena keluarganya yang tak
sanggup untuk membiayai uang sekolah. Ia kemudian bekerja sekaligus menjadi
murid dari seorang pengrajin ornament yang berbahan baku metal.
Karena
ketekunan dan kerja kerasnya, Tokuji kemudian dipercaya penuh oleh atasannya untuk
mempelajari teknik pembuatan logam yang lebih mendalam beserta tata kelola
bisnisnya. Dari sinilah Tokuji terus mencoba mengembangkan kemampuan dirinya
untuk bisa terjun ke dunia bisnis.
Bisnis
pertama yang dikerjakan Tokuji adalah bisnis ikat pinggang. Bisnis ini sendiri
terinspirasi saat Tokuji melihat seorang artis kala itu yang kesulitan dan
jengkel dengan ikat pinggang dari logam yang akan dikenakannya. Dari sini,
Tokuji kemudian memiliki ide dan mencoba membuat ikat pinggang yang mudah
dikenakan yang juga tampil modis.
Tokuji
lalu menelusuri beberapa referensi yang salah satunya adalah rujukan tentang
model ikat pinggang yang sering dipakai oleh orang barat. Setelah beberapa
referensi ia dapatkan, Tokuji kemudian coba membuatnya dan lahirlah ikat
pinggang yang lebih modis dan mudah dikaitkan dengan sistem jepit.
Karya
ikat pinggang Tokuji ini sendiri mendapat pujian dari Bos-nya yang kemudian menyuruh Tokuji untuk mematenkan penemuannya. Dari sini
lahirlah merk “Tokubijo” dari hak paten untuk ikat pinggang buatan Tokuji
tersebut.
Ikat
pinggang yang kemudian dikomersilkan ini ternyata sangat diminati dan digemari
banyak orang. Tokuji pun kebanjiran order yang mengharuskan dirinya membuat
toko dan pabrik sendiri di tengah kota pada bulan September tahun 1921.
Dengan
perkembangan bisnis yang didapat, bisnis Tokuji terus mendapatkan laba yang
besar sehingga ia mampu melunasi semua hutang-hutangnya dan juga mempekerjakan
karyawan dengan jumlah yang banyak. Dari kesuksesan di bisnis ikat pinggang
ini, Tokuji terus memperluas bisnisnya dengan mengembangkan produk pembuatan
keran air yang dipatenkan tahun 1915.
Pada
tahun 1913, ia mendapatkan paten dari desain keran air inovatif ciptaannya.
Selain produk keran air, Tokuji juga mengembangkan pensil mekanik yang ber merk
“Ever-Sharp” pada tahun 1915. Pensil
mekanik tersebut masih dijual hingga saat ini.
Tak
puas dengan dua bisnis barunya tadi, Tokuji kembali memperluas usaha dan
perusahaannya. Tokuji kemudian memutuskan untuk masuk ke bisnis elektronik. Di
bisnis ini Tokuji mencantumkan merk yang telah dipakai produk pensil mekaniknya
dengan menghilangkan nama “ever”.
Dari sini lahirnya nama “SHARP” untuk produk
elektronik milik Tokuji. Produk utama dan unggulan SHARP sendiri saat itu
adalah radio-tape recorder dan televisi.
Pada
masa akhir karirnya sebagai pebisnis, Tokuji banyak menghabiskan waktu dalam
kegiatan sosial. Tokuji sendiri kini telah meningal dunia yang menutup usianya
pada 81 tahun tepatnya pada tahun 1981.
Meski
Tokuji telah tiada, namun karya-karyanya dengan merk SHARP masih bisa kita
lihat dan kita gunakan untuk kepentingan sehari-hari kita dan rumah tangga
kita. Inovasi pun masih terus dilakukan dengan menghadirkan produk unggulan
seperti televisi LCD yang kualitasnya sangat unggul dibanding produk sejenis
================================================================================================
Inovasi
dan kreativitas adalah dua hal yang membuat produk-produk buatan Tokuji
bertahan hingga begitu lama. Ia mengerti
bahwa jika produknya yang laku keras di pasaran maka akan muncul pesaing
yang meniru produknya. Bukannya marah
karena pesaingnya yang meniru produknya, Tokuji malah senang jika produknya di
tiru oleh pesaingnya.
Ia
mengganggap bahwa produknya yang ditiru itu merupakan bukti bahwa bisnis dan
perusahaannya sudah mengungguli para pesaingnya. Tokuji pun terus terus bekerja
keras untuk berinovasi dan berkreasi guna mengembangkan produk-produk yang
telah diciptakannya.
















