BERITA INDEX BERITA
Pablo Picasso. Pelukis Revolusioner dan Modern

NAMANYA termasyhur di abad ke-20. Dia dikenal sebagai pelukis revolusioner dan
modern pada masanya. Lukisan-lukisan hasil karyanya beraliran kubisme.
Namanay tak hanya terkenal di tanah kelahirannya, Spanyol tapi juga menjadi
maestro legendaris dunia. Disamping melukis dia juga membuat patung, grafis, keramik, kostum penari balet
sampai tata panggung.
Pablo menancapkan
eksistensi lukisan sebagai karya seni dengan unsur estetika dan pemaknaan yang
mendalam. Ia memiliki gaya lukisan, imaginasi, dan vitalitas tinggi disetiap
karya-karyanya. Ia seniman produktif dan telah menghasilkan karya lebih dari
20.000 selama 75 tahun. Lukisan Picaso memiliki estetika, makna dan gaya yang
khas sehingga banyak diminati kolektor dan menyebabkan harga lukisannya
bernilai sangat mahal. Karya-karyanya memiliki harga jual yang tinggi karena itu ia pun menjadi orang yang kaya
raya.
Nama lengkap Pablo amatlah panjang, Pablo
Diego Jose Francisco de Paula Juan Nepomuseno Maria de los remedies Ciprano de
la Santasima Trinidad Martyr Patricio Clito Ruiz y Picasso. Namanya adalah kombinasi dari penghormatan terhadap
orang kudus Spanyol dan Kristen serta warisan keluarga. Ada beberapa nama orang
kudus penting dan keluarga tercinta, nama ibu dan ayahnya, sisanya merupakan
kombinasi dari gagasan dan karakteristik pribadi, dimana masyarakat Spanyol
percaya merupakan hal terbaik untuk dimasukkan dalam nama lahir.
Ketika Pablo Picasso
lahir, bidan menduga bahwa ia lahir dalam keadaan meninggal dan meninggalkan
bayi jenius tersebut di atas meja dokter anak dan tidak memikirkan lagi. Bidan itu kemudian memberitahukan berita sedih kepada sang ibu. Namun ternyata Pablo tidak
meninggal dan masih hidup.
Dia lahir pada 25 Oktober 1881 di Malaga, Spanyol. Ayahnya bernama Josse Ruiz Blasco, seorang professor dalam bidang seni, dan ibunya bernama Maria Picasso
Lopez. Darah seni rupanya mengalir dalam diri Pablo. ‘Le Picador’, diciptakan oleh Pablo Picasso pada tahun
1890, pada usia sembilan tahun. Karya Picasso pertama ini menggambarkan
seorang pria mengendarai kuda dalam olahraga-berdarah melawan banteng. Acara
tontonan ini masih populer di sebagian besar wilayah Spanyol.
Pada usia 14
tahun, ia masuk School of Fine Arts di Barcelona, Spanyol. Lukisan akademis pertamanya tidak dilukis sampai enam
tahun kemudian. Karyanya adalah “Komuni Pertama”, merupakan potret ayah-ibunya
dan adik bungsunya, semua sedang berlutut di depan altar dalam lingkungan
gereja. Pablo Picasso baru
berumur 15 tahun ketika menciptakan karya ini, dan karya ini dianggap salah
satu maha-karyanya.
Dua tahun
kemudian, ia hijrah ke Madrid untuk menempuh pendidikan di Royal Academy. Tak
lama berselang, ia kembali ke Barcelona dan bergabung dengan Els Quatre
Gats, tempat para penyair, artis dan kritikus saling menularkan ide yang
didapat dari luar Spanyol. Dan di usianya yang menginjak 23 tahun, Picasso
pindah ke Paris, Perancis.
Banyak
seniman-seniman terkenal Dunia lainya ditandai oleh satu macam gaya dasar atau
ciri khas. Namun tidaklah demikian dengan Pablo. Dia menampilkan ruang luas dari berbagai gaya yang
mengagumkan. Para kritikus dan pengamaat seni memberinya beberapa
julukan, seperti "periode biru", "periode merah muda",
"periode neo-klasik", dan sebagainya. Dia merupakan salah satu dari
cikal bakal "Kubisme," Dia kadang ikut serta, kadang menentang
perkembangan-perkembangan baru dalam dunia lukis modern. Mungkin tak ada
pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas begitu
tinggi dengan lewat begitu banyak gaya dan cara.
Gaya
kubisme mengejutkan dunia seni karena mampu mengubah persepsi orang akan suatu
keindahan seni. Salah satu karya-nya yang bernuansa kubisme adalah Demoiselles
d'Avignon, ada hal unik dalam lukisan tersebut dimana bentuk lukisan
tersebut susah untuk dikenali hal ini bukan berarti Picasso sembarangan dalam
membuat lukisan.
Ia juga mempelajari
karya pematung Iberia dan patung-patung Afrika lainnya (patung primitif) yang
biasanya berbentuk melengkung dan tidak proporsional. Pablo Picasso adalah seniman yang melankolis dia memiliki pribadi yang
kuat,egois dan hidupnya sangat bebas. Karya-karyanya juga mencerminkan semua
kepribadiannya.
Objek yang sering menjadi bahan lukisannya adalah
seorang wanita dimana menurutnya wanita lebih banyak memberikan inspirasi yang
berbeda. Banyak wanita yang tak lain adalah kekasih nya sendiri menjadi objek
lukisannya sehingga dia di juluki sebagai pria playboy, bahkan Pablo Picasso pun sempat beberapa kali menikah. Para isterinya itu diantaranya Fernande Olivier, Marchelle Thumbert, Olga Kohklova dan Jaqueline Roque. Konon, setiap
wanita memberikan inspirasi berbeda baginya. Misalnya dari kekasihnya,
Marie-Terese Walter, ia menghasilkan karya La Reve (mimpi).
Dari kekasihnya yang lain, Eva Gouel, terlahir lukisan Femme Assise
Dans Un Fauteuil, yang termasuk salah satu adikarya gaya kubistis.
Tidak
hanya sebagai pelukis, ia juga menghasilkan karya pahat. Sebagai perancang
panggung ballet, Pablo bergumul dengan seni pot, meninggalkan sejumlah karya lithografi, lukisan
melalui garis-garis dengan menggunakan pensil dari banyak cabang seni lainnya.
Pablo
juga tertarik dengan masalah politik. Ia tuangkan ketertarikannya melalui karya
lukisannya yang bernama Guernica yang dibuat pada 1937,
lukisan tersebut diilhkan oleh kejadian-kejadian dalam perang saudara Spanyol.
Tidak hanya "Guernica" beberapa karyanya juga berkaitan dengan
politik.
Picasso
sanggup membuat kenyataan hidup sebagai sumber inspirasi dari karyanya.
Misalnya, lukisan Mesra Cinta (periode biru). Lukisan Guernica yang
menjadi pusat mata di Museum Reina
Sofia (Madrid). Guernica terjadi ketika perang sipil dan jatuhnya
ratusan bom. Kemudian burung merpati, simbol perdamaian dunia, ternyata juga
merupakan rancangannya. Picasso menyelesaikan seni grafis itu setelah
terisnpirasi oleh burung Melanesia, pemberian Henri Matisse.
Dedikasi tinggi
sebagai seorang seniman, juga dibuktikan Picasso dengan beberapa eksperimen
yang sering dilakukannya, terutama pada perspektif dan distorsi yang ada pada
suatu lukisan. Sehingga gaya kubisme temuan Picasso ini mengubah wawasan dunia
akan penilaian suatu lukisan, dimana lukisan bukan saja sebagai keindahan seni,
tetapi juga sebagai hasil dari penelitian dan eksperimen.
















