BERITA INDEX BERITA
Andy Tielman, Putra Indonesia Perintis Rock dan Roll di Belanda

ANDY Tielman sering disebut sebagai bapak Indorock,
gaya rock dan roll yang dimainkan para musisi Indonesia tahun 1950an dan 1960
an. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh terpenting dalam musik pop Belanda.
Dia pun mematahkan kepercayaan bahwa rock dan roll berasal dari musisi kulit
putih dan hitam Amerika Serikat.
Andy Tielman dikenal karena jangkauan vokalnya yang
lebar (5 oktaf) dan permainan gitar virtuosonya. Banyak musisi
Belanda yang mengaku sangat terinspirasi oleh Tielman, seperti Jan Akkerman, Barry Hay, dan
Herman Brood.
Lelaki
kelahiran Makassar, 30 Mei 1936 itu adalah pionir The Tielman Brothers. Sebuah
grup musik tertua asal Indonesia. Mereka adalah anak dari Herman Tielman dan
Flora Lorine Hess asal Kupang. Musik The Tielman Brothers beraliran rock and
roll namun orang-orang di Belanda biasa menyebut music mereka Indorock, sebuah
perpaduan antara musik Indonesia dan Barat serta memiliki akar di Keroncong.
The
Tielman Brothers merupakan band Belanda-Indonesia pertama yang berhasil masuk
internasional pada 1950-an. Mereka adalah salah satu perintis rock and roll di
Belanda. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles, The
Rolling Stones bahkan Led Zeppelin sekalipun.
Berawal
dari rasa ketertarikan empat pemuda yang masih bersaudara asal Flores yaitu Andy, Reggy, Ponthon dan Louiou ini akan musik membuat mereka
menyeriusinya. Bakat musik sendiri menurun dari Ayanhnya seorang Kapten tentara
KNIL yang sering bermain musik bersama teman-temannya.
Penampilan
pertama The Tielman Brothers
pada acara pesta di rumahnya di Surabaya membuat teman-teman Ayahnya kagum
karena mereka berhasil membawakan tembang-tembang sulit seperti Tiger Rag
dan 12th Street Rag.
Sukses
dengan penampilan pertamanya membuat mereka sering diundang ke berbagai acara baik
di sekitar Surabaya maupun di berbagai daerah. Dan hingga pada akhirnya pada
tahun 1957mereka sekeluarga memutuskan untuk hijrah ke Belanda.
Pindah
ke Belanda tak menyurutkan karir mereka dalam bermusik. Mereka lebih sering
tampil di berbagai acara, sehingga membuat nama The Tielman Brothers mencuat terutama di daerah Eropa.
Dari
Belanda mereka mulai melanglang buana ke Brussel, Jerman dan berbagai Negara
lain di Eropa. Pada awal tahun 1960 The Tielman Brothers merilis 4 lagu ciptaan
mereka sendiri, seperti My Maria, You’re Still The One, Black Eyes, dan
Rock Little Baby. Lagu ciptaan mereka ternyata sangat disukai
oleh orang Belanda.
Karya-karya
The Tielman Brothers yang cukup menggebrak pasar dan ditambah aksi panggung
yang tak kalah memukau membuat banyak orang semakin tertarik. Antara lain aksi
solo drum dari Loulou yang dengan lihainya menabuh drum sambil berjalan
mengelilingi instrumennya. Sementara itu Ponthon bermain bass gandanya sambil
tiduran, jumpalitan, dan juga merangkak di lantai.
Tak
mau ketinggalan Andy Tielman juga dipercaya mempopulerkan atraksi bermain gitar
dengan gigi, atau memainkan gitar dengan gitar di belakang badan atau kepala
jauh sebelum Jimi Hendrix, Jimmy Page dan Ritchie Blackmore.
Pada
tahun 2005 Ratu Beatrix dari Belanda menganugerahi Andy Tielman dengan bintang
jasa Order of Orange Nassau berkat kontribusinya bagi perkembangan musik
populer disana dan menjadikan The Tielman Brothers band Rock N Roll pertama di
Belanda. Di pertengahan tahun 2008 Andy Tielman sempat mudik ke Indonesia dan
tampil kembali untuk pertama setelah sekian lama vakum di ajang Jakarta Rock
Parade yang digelar di Tennis Indoor dan Outdoor, Senayan.
Kariernya
merentang selama tujuh dasawarsa sejak pertengahan 1950-an sampai meninggal
dunia tahun 2011. Pada masa kejayaan Tielman tahun 1950-an dan 1960-an, The
Tielman Brothers dipuji sebagai pertunjukan panggung terbaik di Eropa dan
mendapat bayaran termahal di benua ini.
Andy
Tielman meninggal dunia pada tahun 2011 akibat kanker lambung. Dia meninggalkan
satu orang istri, Carmen Tielman dan seorang anak perempuan, Lorraine Jane yang
berusia 15 tahun.
















