BERITA INDEX BERITA
MenKopUKM Targetkan 10 Perusahaan UMKM Listing di Bursa Saham

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menekankan pentingnya transformasi usaha kecil dan menengah untuk go public atau melantai di bursa saham agar mampu naik ke level usaha menengah dan besar.
Ia
mengatakan, KemenKopUKM bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan
setidaknya 10 perusahaan UMKM dapat melakukan listing di bursa saham, melalui
inkubasi yang sedang dikerjasamakan.
“Sampai
saat ini baru ada 2 UMKM yang listing dari target 10 perusahaan, saya harap ini
menjadi perbaikan struktur ekonomi, supaya pelaku usaha menengah bisa naik
kelas menjadi usaha besar,” ujar MenKopUKM Teten Masduki saat menghadiri
Seremoni Pencatatan Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin
(10/07).
Menteri
Teten mengatakan, struktur ekonomi nasional saat ini masih didominasi usaha
mikro informal hingga 96 persen, oleh karena itu perlu diperbanyak jumlah
pelaku usaha di level menengah dan besar.
Pihaknya
juga mengapresiasi PT. Platinum Wahab Nusantara yang menaungi brand Teguk, atas
keberhasilannya dalam mencatatkan saham di BEI. Menurutnya, bidang makanan dan
minuman atau Food and Beverage (FnB) memiliki peluang market yang cukup luas
dan terbukti mendapat respons yang cukup bagus saat go public.
“Hari ini
Teguk sudah masuk di bursa saham dan respons marketnya luar biasa. Semoga ini
menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain, serta ke depan kami akan menjemput
bola dengan melakukan inkubasi pada pelaku UMKM agar siap untuk listing di
lantai bursa,” kata Menteri Teten.
Menteri
Teten menambahkan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good
corporate governance bagi perusahaan yang go public menjadi penting sebagai
proses untuk menjaga kesinambungan perusahaan dalam jangka panjang.
“Keberadaan
perusahaan Teguk di pasar saham akan meningkatkan transparansi, kredibilitas,
memperkuat kepercayaan investor, dan memberikan akses kepada maysrakat luas
untuk berpartisipasi dalam keberhasilan perusahaan,” kata Menteri Teten.
Pada
kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Maulana Hakim
mengajak pelaku UMKM di Indonesia, khususnya pelaku usaha muda untuk berani go
public, karena melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering
(IPO) akan membuka peluang yang besar untuk naik kelas ke skala usaha yang
lebih tinggi.
“IPO ini
dapat membuka manfaat seluas-seluasnya bagi semua stakeholder dan mendorong
pelaku UMKM lain, khususnya yang bergerak di bidang FnB untuk lebih maju lagi,”
ucap Maulana.
















