BERITA INDEX BERITA
Serikat Tani Indramayu Terus Perkuat Perjuangan Reforma Agraria atas Inisiatif Rakyat

INDRAMAYU
- Reforma agraria atas inisiatif rakyat merupakan perjuangan penting yang harus
dipilih dan terus diperkuat oleh organisasi tani dalam memperjuangkan hak atas
tanah. Hal ini disampaikan Joshua Situmorang, Staf Departemen Advokasi
Kebijakan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dalam diskusi yang
diselenggarakan Serikat Tani Indramayu (STI), belum lama ini.
Joshua memaparkan bahwa permasalahan yang kerap dialami oleh petani di Indonesia adalah ketimpangan penguasaan tanah, sehingga mereka kehilangan kedaulatan atas tanah yang telah dikuasai dan digarapnya.“Implementasi konkrit atas reforma agraria adalah melalui Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) dan Desa Maju Reforma Agraria (DamaRA). Ini merupakan jawaban atas permasalahan ketimpagan penguasaan struktur agraria di Indonesia,’ papar Joshua.
Di Indramayu sendiri, gagasan DamaRA telah dijalankan di basis Plasa Koneng, diharapkan hal ini dapat juga terlaksana di seluruh basis STI. Raka Indra Lukmana, Biro Agraria Pimpinan Kolektif STI mengatakan sangat senang kembali diberi kesempatan bertukar wawasan dengan pengurus Sekretariat Nasional KPA. “Melalui diskusi dan tukar wawasan ini, kami dapat mengetahui perkembangan kebijakan agraria hari ini terkait LPRA dan juga dapat berkonsultasi terkait permasalahan yang kami hadapi di lapangan”, jelas Raka..
Raka berharap kegiatan ini dapat memperkokoh perjuangan reforma agraria di Indramayu. “Ke depan, kami juga akan terus memperkuat kader-kader muda agar generasi penerus perjuangan reforma agraria semakin berlipat ganda”, tegas Raka.
Diskusi yang diselenggarakan di Sekretariat Basis Tegal Sapi, salah satu basis STI di Desa Cikawung ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh organisasi. Tujuannya tak lain adalah untuk terus memperkuat kapasitas dan konsolidasi setiap anggota.
















