BERITA INDEX BERITA
Pemda DIY Dukung Pengelolaan Pengembangan Wisata Di Desa

YOGYAKARTA - Untuk pertama kalinya, Pemda DIY menggelar diskusi secara informal yang dikemas dalam “NgopiBar” (Ngolah-Pikir Bareng) sebagai tindak lanjut dari rangkaian Dialog Budaya dan Gelar Seni “Yogya Semesta”.
Dialog berupa Coffee/Tea Morning itu mengusung konsep tematik 3Ng yaitu; “Ngolah-Pikir, Ngudhar-Gagasan, Nguda-Rasa”. Tema pada hari pertama acara tersebut yaitu Membangun Sumber Daya Manusia Pengelola Wisata Desa. Selanjutnya, dialog informal itu akan terus digelar secara rutin setiap bulan pada hari Kamis minggu pertama dan minggu ketiga setiap pagi.
“Berdasarkan tema yang diangkat pada hari ini, yaitu Membangun SDM Pengelola Wisata Desa, maka untuk mewujudkan Desa Mandiri Budaya diperlukan kemandirian dan inovasi yang mampu mendorong desa yang bermartabat secara kebudayaan,” kata Hari Dendi selaku pengasuh pada acara NgopiBar.
Hari juga menambahkan terkait dengan pengembangan desa yang mencakup pemaknaan nilai instrumental yang diinternalisasi menjadi sebuah program, yang kemudian program tersebut dinternalisasi ke masyarakat sehingga masyarakat akan menerapkannya sebagai perilaku yang aktual.
Selain itu, dalam diskusi yang bertempat di Pendapa Wiyatapraja, Kompleks Kepatihan Danurejan tersebut juga membahas tentang pemahaman living culture pada masyarakat.
Erlina Hidayati sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY (DP3AP2), menjelaskan bahwa pada dasarnya penanaman pemahaman terhadap masyarakat mengenai living culture dapat dimulai dari sub yang paling kecil yaitu dari keluarga.
“Bagaimana keluarga memahami dan melakukan semua sisi kebudayaan lokal setempat agar terjaga kelestariannya sehingga ada pengembangan-pengembangan yang terkait dengan hal-hal fisik dan lain-lain pasti akan ada pengaruh-pengaruh dari luar maka living culture itu akan tetap terjaga,” jelas Lina.
Hadir dalam kesempatan tersebut beberapa Kepala OPD DIY, perwakilan dari Bank Indonesia, dan unsur akademisi.
















