BERITA INDEX BERITA

Dirut Pandu Tani: “Jangan Biarkan Petani Berjuang Sendiri…!”

Nadi Negeri | DiLihat : 848 | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:40
 Dirut Pandu Tani: “Jangan Biarkan Petani Berjuang Sendiri…!”

MAKASSAR – Lembaga Pandu Tani Indonesia (Patani) memiliki komitmen kuat dalam memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. Di hari ulang tahunnya ke-12 yang bertepatan dengan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, komitmen tersebut makin kukuh untuk diwujudkan.

Direktur Utama (Dirut) Patani Sarjan Tahir menjelaskan, pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan petani dilakukan dengan mencoba menyinergikan program-program kerja antara Patani di daerah dan pusat, sehingga terjalin bisnis dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Pandu Tani hadir di tengah-tengah masyarakat dalam bentuk pemberdayaan kampung-kampung Patani, sehingga masyarakat merasakan betul manfaat yang diberikan Pandu Tani,” kata Sarjan dalam kunjungannya ke Makassar, Rabu (19/8/2020).

Sarjan mengatakan, semangat untuk memajukan dan menyejahterakan petani sejalan dengan visi dan misi Patani. Sebagai organisasi profesional, terpercaya, dan peduli dengan nasib petani serta masyarakat kecil lainnya, Patani akan senantiasa menyinergikan segenap kemampuan yang dimiliki, khususnya dalam mengembangkan kemitraan dan kesetiakawanan sosial, agar terwujud kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

“Termasuk mewujudkan gerakan membangun negeri yang berfokus pada pembangunan bangsa dengan menciptakan lapangan kerja, memacu pertumbuhan ekonomi dan sosial, menuju masyarakat sejahtera dan bermartabat,” papar Sarjan.

Lewat pundi amal Patani, sambung Sarjan, pihaknya juga berusaha membantu petani-petani di daerah yang membutuhkan bantuan baik dalam bentuk fasilitas, akses, peralatan pertanian, perkebunan dan perikanan, konsultasi, dan lainnya. “Patani tidak akan membiarkan kaum tani berjuang sendiri. Karena Patani hadir untuk memajukan dan menyejahterakan petani,” tegas Sarjan.

Sementara Kepala Kanwil Patani Provinsi Sulsel Satriya Madjid mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya bagaimana Patani bisa berekspansi ke sektor bisnis, sehingga bisa menggerakkan ekonomi petani, terutama yang tergabung dalam keanggotaan Patani.

Adapun sejumlah upaya yang sudah dilakukan Patani Sulsel saat ini, pertama memperbaiki struktur organisasi di tingkat kabupaten/kota di Sulsel untuk menggerakkan roda organisasi. Kedua, membina anggota di daerah dengan pemberdayakan kampung-kampung Patani yang akan berujung pada kualitas produksi pangan.

“Tugas Patani Sulsel sendiri bagaimana menghimpun dan menyalurkan barang produksi milik petani khususnya beras, yang tentunya bermuara pada kesejahteraan,” ujar Satriya.

Yang ketiga, lanjut Satriya, pihaknya menitipkan harapan besar kepada pengurus Patani pusat agar dapat menyinergikan program-program yang ada di pusat ke daerah-daerah. Begitu juga sebaliknya, program kerja di daerah bisa direkomendasikan ke para pengambil kebijakan yang ada di pusat.

“Dengan begitu akan terjalin kerja sama antara pusat dan daerah sehingga tercipta akselerasi pembangunan, terkhusus di Provinsi Sulsel,” papar Satriya Madjid juga Ketua DPP Inkindo Sulsel ini.

Dalam kesempatan yang sama, Satriya Madjid mengaku, pihaknya juga berkesempatan membagikan paket sembako kepada petani di sejumlah kabupaten/kota. “Pembagian sembako ini dalam rangka HUT Patani ke 12. Sembako sudah kita bagikan kepada petani yang ada di lingkup Patani Sulsel, di antaranya Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gowa, Kabupaten Barru, dan Kota Makassar,” ujarnya.


Scroll to top