BERITA INDEX BERITA

Permintaan terigu naik jelang puasa

Pangan & Energi | DiLihat : 1073 | Rabu, 3 Mei 2017 10:37
Permintaan terigu naik jelang puasa

JAKARTA. Tren permintaan tepung terigu menghadapi bulan Ramadhan sudah mulai terjadi. Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) mencatat, pada tahun ini kenaikan permintaan tepung terigu mulai terlihat pada bulan Maret lalu.

Direktur Eksekutif Aptindo Ratna Sari Lopis mengatakan, kenaikan permintaan tepung terigu saat mendekati Ramadhan berada dikisaran 10% dibandingkan rata-rata permintaan setiap bulannya. "Kenaikan ini karena mereka (produsen berbahan terigu) mulai meningkatkan produksi," kata Ratna, Selasa (2/5).

Dengan asumsi pertumbuhan produksi 5%-7% setiap tahun, maka tahun ini produksi tepung terigu dalam negeri diprediksi akan mencapai sekitar 6,4 juta ton. Dari angka itu, permintaan tiap bulannya rata-rata sebesar 535.000 ton.

Kenaikan permintaan tepung terigu akan berakhir pada saat Lebaran. Walau terjadi kenaikan permintaan, namun Aptindo menjamin tidak akan ada lagi kenaikan harga. Menurut Ratna, faktor utama yang mempengaruhi harga tepung terigu hanya harga gandum internasional dan nilai tukar rupiah atas dollar Amerika Serikat.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemperin) Panggah Susanto mengatakan, untuk terigu tidak ada gejolak yang berarti mendekati Ramadhan. "Lancar-lancar saja. Tidak ada gejolak," kata Panggah.

Sekadar catatan, tahun ini total kapasitas terpasang dari pabrik produsen tepung terigu dalam negeri mencapai 11,4 juta ton. Sedangkan produsen tepung terigu jumlahnya 30 perusahaan yang tersebar di beberapa wilayah.

Impor gandum sebagai bahan baku utama tepung terigu tahun ini diproyeksi meningkat antara 5%-6% dibandingkan tahun lalu menjadi 8,71 juta ton hingga 8,79 juta ton. Kenaikan impor gandum ini dinilai wajar karena banyaknya produsen tepung terigu baru yang mulai beroperasi atau meningkatkan produksi.

Ketua Umum Aptindo Franciscus Welirang mengatakan kenaikan impor gandum ini seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat terhadap produk berbahan dasar gandum. Selain Australia, gandum diimpor dari beberapa negara lain seperti Kanada, Amerika Serikat (AS), Argentina, Brasil, Rusia.

sumber : kontan.co.id


Scroll to top