BERITA INDEX BERITA

MPPI: Insentif untuk benih sangat dibutuhkan

Pangan & Energi | DiLihat : 910 | Rabu, 13 Desember 2017 10:40
MPPI: Insentif untuk benih sangat dibutuhkan

JAKARTA. Ketua Umum Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) Herman Khaeron mengatakan, insentif untuk sektor perbenihan sangat diperlukan. Pasalnya, insentif ini dapat mendorong produsen benih untuk melakukan inovasi serta menyediakan benih dengan tepat waktu.

Menurut Khaeron, dengan mendorong inovasi di sektor perbenihan, maka benih yang dihasilkan dapat membantu mewujudkan target-target yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Benih adalah sumber pangan. Dengan benih yang kwalitasnya bagus, tentunya target terhadap pangan yang ditetapkan pemerintah akan tercapai. Tentu dalam memberikan daya rangsangan terhadap inovasi benih harus ada insentif," ujar Khaereon, Selasa (12/12).

Selain itu, menurutnya dengan adanya insentif untuk sektor perbenihan ini, maka akan ada dorongan munculnya pengusaha-pengusaha baru di bidang perbenihan. "Petani boleh jadi akan tertarik menjadi penangkar," ujarnya.

Herman pun menyoroti penghapusan subsidi benih dan pangan pada APBN 2018. Menurutnya, subsidi benih merupakan salah satu bentuk insentif kepada produsen benih.

Menurutnya, apabila subsidi benih ini dicabut maka minat para penyedia benih akan berkurang. Karena itulah Khaereon berpendapat, pengambil kebijakan harus mempertimbangkan benih sebagai unsur yang penting dalam pencapaian target di bidang pangan.

Sementara itu, Herman masih optimistis produksi benih di dalam negeri masih mencukupi. Dia pun mengatakan penggunaan benih oleh petani harus menggunakan benih di dalam negeri.

"Penggunaan benih dalam negeri itu sudah menjadi keputusan politik. Bahkan diputuskan minimal 40% benih yang digunakan harus dari dalam negeri," ujar Khaereon.

kontan


Scroll to top