Dengan terjun langsung memasarkan hasil pertanian, diharapkan dapat memangkas mata rantai distribusi dan menguntungkan petani. Selain itu, para pembeli juga diuntungkan karena harga produk pertanian yang dijajakan lebih murah.
“Harganya bisa 20-30 persen di bawah harga pasaran. Oleh karena itu, kami berharap semakin banyak acara seperti ini yang bisa menjadi wadah para petani untuk memasarkan produknya secara langsung,” jelas Staf Humas Kementerian Pertanian Wiwik Wihartati.
Koordinator Estate and Green Waste Inner City Management, Kadek R Biantara mengatakan langkah fasilitasi kepada para petani binaan Kementerian Pertanian untuk memasarkan produk sayuran dan buah-buahan, salah satunya melalui acara “November Healthy In Harmoni” yang berlangsung 4-5 November 2017 di Gedung Club House Permata Mediterania, Jakarta Barat.
Kerja sama dengan kepada petani ini juga bertujuan mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang tengah digalakkan pemerintah.
Selain bazar aneka produk sayuran dan buah-buahan, berbagai kegiatan bertemakan hidup sehat digelar dalam acara ini.
"Dengan diselanggarakannya acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Apalagi, dengan perubahan gaya hidup yang terjadi saat ini turut meningkatkan risiko kesehatan,” kata dia.
liputan6.com


















