BERITA INDEX BERITA

Tekan lonjakan harga, daerah ini targetkan tanam cabai 69 ha

Pangan & Energi | DiLihat : 989 | Selasa, 4 April 2017 11:51
Tekan lonjakan harga, daerah ini targetkan tanam cabai 69 ha

Tanahbumbu.merdeka.com - Untuk menekan terjadinya lonjakan harga cabai di wilayah Bumi Bersujud, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Pertanian Tanbu menargetkan tanam cabai hingga 69 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Tanbu, Setia Budi, melalui Kepala Seksi Produksi, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Pertanian Tanbu, Sri Yuliati mengatakan, target tanam cabai pada tahun 2017 ini, ditingkatkan dari tahun 2016 seluas 22 ha menjadi 69 ha, atau meningkat sekitar 213 %.

Budidaya tanaman cabai dianggap sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, mengingat cabai merupakan kebutuhan yang sangat dicari sebagai bumbu pelengkap masakan.

“Selain dapat meningkatkan pendapatan para petani cabai, kami juga berharap,  dengan banyaknya stok cabai dapat menstabilkan harga cabai di wilayah Bumi Bersujud dan harga cabai  tidak akan melonjak tinggi, ” kata Yuliati di Tanah Bumbu, Selasa (4/4).

Menurutnya, target tanam cabai seluas 69 ha tersebut, tersebar pada kelompok tani yang berada di 10 kecamatan yang berada diwilayah Bumi Bersujud. Dengan bertambah luas penanaman cabai, diharapkan produktivitas cabai yang dihasilkan juga semakin meningkat.

Dilain pihak, salah satu petani yang berhasil membudidayakan cabe rawit,  warga desa Desa Waringin Tunggal Kecamatan Kuranji, Kiswandi mengatakan, dilahan  0,5 hektar,  ia  berhasil memanfaatkan lahan tersebut untuk ditanami cabe rawit dengan pola tumpang sari di areal tanaman karet miliknya. Setiap panennya, ia  memperoleh hasil sekitar  100 kilogram cabe dalam satu minggunya

“Dalam satu minggu, kami mampu mengumpulkan 100 kilogram cabai. Dengan kisaran harga cabe Rp 70 ribu per kilogramnya, maka pendapatan yang dapat kami  peroleh  dari 100 kilogram cabai sebesar Rp 7 juta per minggu setiap kali panen,” pungkasnya.

sumber : tanahtumbu.merdeka.com


Scroll to top