BERITA INDEX BERITA

Kementan Pertanyakan Silo Pasca Panen Jagung

Pangan & Energi | DiLihat : 1682 | Kamis, 23 Maret 2017 10:46
Kementan Pertanyakan Silo Pasca Panen Jagung

Jakarta - Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian (Kementan), Gatot Sumarjo Irianto mengatakan guna mendapatkan informasi terkait Silo (Gedung Penampungan Jagung) dalam menampung stok jagung saat masa panen. Maka peran dan komitmen Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) sangat dibutuhkan.

Hal itu di sampaikan langsung usai melakukan rapat terbatas yang bertemakan `Menteri Pertanian membuka Rapat Terpadu Pasca Panen Jagung` yg dihadiri oleh Kementerian Desa dan PDT, Dirut BULOG, Aster KSAD, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Asosiasi GPMT, Asosiasi GOPAN, serta Pejabat Lingkup Kementan, diRuang Pola lantai2,Gedung A Kanpus Kementan, jl. Harsono RM. 3 Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (22/3)

"Kami tanyakan kepada GPMT, eh silomu itu akan, sedang atau baru dibangung? Kami ingin tahu kondisinya supaya prosuksi, pengembangan, dan perluasan areal tanahnya dapa kami arahkan ke situ, jangan sampai panen jagung tidak ada silonya," kata Gatot

Tak hanya itu, Gatot juga sampaikan kepada Kementerian Desa dan PDT, bahwa Kementan akan lebih fokus pada perluasan areal tanam agar tidak terjadi persaingan dengan areal tanam jagung padi dan kedelai. Sementara areal tanam konvensional akan dibiayai langsung dari Mendes PDTT melalui BUMDes untuk mendanai biaya pembelian benih, infrastruktur dan pembinaan. 

Area yang potensial untuk areal tanaman jangung di Sulawesi Utara, karena masih memiliki sejumlah lahan kosong, selain itu, kebun di bawah tegakan  kelapa juga bisa selingi tanaman jagung. "Kami targetkan sekitar 500.000 hektar untuk tanaman jagung," katanya

Gatot menambahkan bahwa saat ini produksi jagung cukup tinggi yaitu sebesar 30 juta ton sehingga membutuhkan semua peran untuk berkontribusi untuk peningkatan Pasca Panen Jagung. "Untuk wilayah sulawesi harga jangungnya kisaran Rp2.400 sampai Rp2.500 agar segera dibeli sebelum melejit, karena di Jawa harga jagung Rp3.100 sampai Rp3.300" tambahnya

sumber : jurnas.com


Scroll to top