BERITA INDEX BERITA

Wirausaha Pemula Bisa Gunakan Dana PKBL

Pangan & Energi | DiLihat : 1102 | Kamis, 15 Juni 2017 14:23
Wirausaha Pemula Bisa Gunakan Dana PKBL

Jakarta, GATRAnews - Deputi Bidang Pembiayaan Kementrian Koperasi (Kemenkop) dan UKM Braman Setyo mengungkapkan, ada potensi Rp 20 trilyun dari 140 BUMN yang bisa dijadikan sebagai alternatif pembiayaan bagi program wirausaha pemula.

"Bila ada wirausaha pemula yang bagus dan memiliki prospek baik, maka mereka bisa menjadi binaan dari salah satu BUMN dengan menggunakan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)," kata Braman dalam satu diskusi di Jakarta, Selasa (13/6).

Menurutnya, wirausaha pemula akan dibina selama tiga tahun. "Bila ini bisa dilakukan, tentunya akan sangat membantu. Tugas Kemenkop adalah menciptakan alternatif pembiayaan bagi program wirausaha pemula, baik melalui APBN maupun swasta," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan SDM, Prakoso BS mengakui bahwa dana untuk pengembangan wirausaha pemula termasuk untuk pelatihan kewirausahaan sangat terbatas.

"Di awal program wirausaha pemula ada dana sekitar Rp 80 milyar setahun saja kita masih merasa kurang. Apalagi sekarang dengan pola e-Proposal hanya dengan anggaran Rp 15 milyar untuk mencakup seluruh Indonesia. Saya pikir, untuk ke depan, dana PKBL bisa menjadi alternatif pembiayaan bagi Wirausaha Pemula," kata Prakoso.

Kemenkop dan UKM telah menggandeng sekitar 50 perusahaan baik BUMN dan swasta dengan memanfaatkan dana PKBL. "Untuk pelatihan-pelatihan kewirausahaan kita sudah bekerjasama dengan Sampoerna, IBM, Ciputra, Indofood, Indosemen, Bank Mandiri, BNI, dan sebagainya," kata Prakoso.

"Dana PKBL bisa digunakan untuk program pelatihan. Bila untuk pembiayaan wirausaha pemula, saya pikir itu dikembalikan ke aturan yang ada di masing-masing perusahaan," kata Prakoso.

Kemenkop UKM terus melakukan pembenahan dan relaksasi bagi program wirausaha pemula, termasuk di dalamnya pelatihan kewirausahaan. "Sinergi program antara Deputi Pembiayaan dengan Deputi Pengembangan SDM akan terus berjalan. Kami ini sebagai penunjang seluruh program yang ada di kementrian ini, termasuk bagi Wirausaha Pemula," katanya.

Braman menambahkan, program wirausaha pemula tahun 2017 ini (hingga Mei 2017) telah direalisasikan sebanyak 485 wirausaha pemula (40,41%) dengan nilai Rp 5,719 milyar dari total alokasi sebanyak 1.200 wirausaha pemula (15,6 milyar).

Menurutnya, alokasi itu tersebar di tiga lokasi seperti daerah tertinggal dan perbatasan sekitar 42 wirausaha pemula, kawasan ekonomi khusus (KEK) 39 wirausaha pemula, dan antar kelompok pendapatan (berpendapatan rendah/masyarakat miskin) 404 wirausaha pemula.

Sejak 2011 hingga 2015, sudah terealisasi kepada 17.105 wira usaha pemula dengan anggaran mencapai Rp 207,3 milyar. "Pada tahun 2018, diharapkan program bantuan untuk wirausaha pemula dapat dilanjutkan dengan diperluas, yaitu pada antar kelompok pendapatan," kata Braman.

gatra.com


Scroll to top