BERITA INDEX BERITA
Impor Biji Gandum Naik Hampir 200 Ribu Ton Jelang Ramadan

Jakarta - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor biji gandum dan meslin per April 2017 mencapai 934,7 ribu ton dengan nilai US$ 214,04 juta. Impor tersebut meningkat cukup tinggi jika dibandingkan dengan impor komoditas yang sama di bulan sebelumnya.
Sementara pada Maret 2017, impor biji gandum dan meslin hanya mencapai 741,3 ribu ton dengan nilai sebesar US$ 167,2 juta. Artinya ada kenaikan sebesar 193,4 ribu ton.
Demikianlah yang dikutip detikFinance, berdasarkan data BPS, Selasa (23/5/2017).
Jika dirinci berdasarkan negara asal, Indonesia paling besar mengimpor biji gandum dan meslin dari Australia sebanyak 656,5 ribu ton dengan nilai US$ 145,1 juta. Kedua, dari Kanada yang jumlahnya 114,5 ribu ton dengan nilai US$ 30,1 juta.
Ketiga, berasal dari Amerika Serikat (AS) dengan jumlah 66,2 ribu ton yang nilainya US$ 17,08 juta. Keempat, dari Ukraina dengan jumlah 54,6 ribu ton yang nilainnya US$ 11,9 juta. Sedangkan dari negara lainnya mencapai 42,8 ribu ton dengan nilai US$ 9,72 juta.
Jika dilihat secara kumulatif, Januari-April 2017 menjadi 3,30 juta ton dengan nilai US$ 740,5 juta, menurun jika dibandingkan Januari-April 2016 yang sebesar 3,75 juta ton dengan nilai US$ 866,3 juta.
Sumber : Detik
















