BERITA INDEX BERITA

Embung Bisa Menampung 8.000 Meter Kubik Air

Potensi Desa | DiLihat : 1259 | Kamis, 18 Mei 2017 11:47
Embung Bisa Menampung 8.000 Meter Kubik Air

MALINAU - Perwakilan InProSuLA (Institute for Promoting Sustainable Livelihood Approach) Pusat, Muhfid mengungkapkan, pembangunan embung air geomembran yang berlokasi  di Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat berkapasitas tampungan 8.000  meter kubik, luas lahan embung 10.000 meter persegi. Penerimaan hibah MCA indonesia ini diterima Yayasan Inculod yang ada di Kabupaten Malinau. Dalam kegiatannya,  salah satunya adalah pembangunan embung untuk memberikan dukungan lahan pertanian yang ada di Kabupaten Malinau.

Dari MCA Indonesia, dirinya berharap untuk pembangunan di Malinau ini diminta betul-betul untuk kelanjutan pembangunan embung ini. Salah satunya pemanfaatan embung serta pengelolaan embung agar ada manfaatnya sampai menajdi bagian dari MCA Indonesia.

Kegiatan MCA Indonesia ini nanti berakhir di tahun 2017. Untuk itu, pihaknya sangat berharap dari pemerintah daerah untuk bisa overhandle pengelolaan dan pembinaan lebih lanjut. MCA Indonesia juga sangat berupaya pengaksiran proyek karena MCI ini  akan berakhir di tahun 2018. Dari itu, semua proyek dikelarkan Kementerian Desa dan Tertinggal. Untuk kegiatan pembangunan embung juga akan dilanjutkan ke depannya. “Terkait pembangunan nantinya bisa memberikan daya dukung nanti dan pihak terkait nantinya akan berkunjung ke Malinau dan melihat kondisi dan ada solusinya,” jelasnya.

Tetapi, sambung dia, yang paling penting juga sinergi pemerintah desa, dengan kontek desa dan MCI ini juga perlu dipikirkan bisa sinergi ke depannya. Kemudian BUMDesnya diharapkan menjadi bagian yang terpenting nantinya dalam penggiatan embung dan pelestarian. Juga kegiatan pertanian berkelanjutan nantinya banyak juga lihat.

Kegiatan MCA Indonesia ini juga salah satunya improcula, punya satu lembaga lagi untuk pembangunan PLTS di dua desa. Kemudian juga saat ini dikonteks perencanaan ruang, memberikan dukungan peningkatan kapasitas SKPD yang menegeloalla tata ruang. “Saat ini sedang prosese penerapan software, ada beberapa desa yanga akn mendapatkan perangkat ini, ada server, dan peralatan cetak dan screenernya dan akan disosialisasikan,” tegasnya.(ida/fly)

kaltara.prokal.co


Scroll to top